Uncategorized

Indonesia Open 2022: Ratu Bulu Tangkis Tai Tzu Ying Dapat Gelar Doktor

DEWALIVE  Tai Tzu Ying mendapatkan gelar doktor atau PhD dari Institut Pascasarjana Pelatihan Olahraga di Universias Taipei. Gelar itu dia dapatsaat Indonesia Open 2022 tengah berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. 

Meski harus berpergian ke luar negeri untuk mengikuti turnamen bulu tangkis, pemain yang dijuluki ratu bulu tangkis itu mampu mempertahankan studinya dengan mengikuti pembelajaran jarak jauh. Terlepas dari kerasnya tur bulu tangkis internasional, dia dapat menyelesaikan program doktoralnya sesuai jadwal. 

Karena tengah mengikuti Indonesia Open, Tai Tzu Ying tidak dapat menghadiri upacara kelulusan pada Senin (13/6) lalu. Karena itu, dia merekam pidato kelulusan lengkap dengan topi, gaun, dan ijazah. 

Pada video tersebut, Tai Tzu Ying menjelaskan tidak boleh menyerah pada studi yang sedang dilakoni meski terdapat tuntutan olahraga. Menurutnya, dengan meningkatkan pengetahuan, itu akan semakin membantu kariernya di bidang olahraga. 

“Meski jadi atlet sangat menuntut, Anda tidak boleh menyerah pada studi Anda. Dengan meningkatkan pengetahuan Anda, itu juga akan membantu karier anda di bidang olahraga. Anda dapat menggunakan perspektif yang lebih ilmiah untuk memecahkan masalah yang Anda hadapi,” tutur Tai Tzu Ying dilansir dari Taiwan News

“Ketika Anda menghadapi kesulitan, Anda bisa menangis, bisa sedih, tetapi Anda tidak boleh menyerah. Saya percaya jika Anda menaatinya, Anda tidak akan pernah menyesal ketika melihat ke belakang. Kita hanya memiliki satu kehidupan, mari kita bekerja keras bersama,” imbuhnya.

Prestasi Tai Tzu Ying

Sejauh 2022, Tai Tzu Ying telah meraih gelar Thailand Open 2022 setelah mengalahkan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 asal Tiongkok, Chen Yu Fei, 21-15, 17-21, dan 21-12. 

Berlaga di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Tai Tzu Ying mengakhiri laga final itu selama 62 menit. Unggulan kedua ini sudah tampil percaya diri dengan bola bola lambung hingga skor 21-15. 

Namun, di set kedua, Tai Tzu Ying performanya sempat merosot hingga harus tertinggal lebih dahulu di interval gim pertama dengan skor 8-11. Sayangnya, gim kedua dimenangkan Chen Yu Fei. 

Memasuki set ketiga, peraih medali perak Olimpiade Tokyo itu mengembalikkan performa gemilangnya dan unggul telak di interval gim ketiga dengan skor 11-4. Tak ingin mengulur waktu lebih lama, Tai Tzu Ying menutup pertandingan dengan kemenangan 21-12. 

Medali Perak Olimpiade Tokyo 2020

Di tahun sebelumnya, tepatnya 2021, Pebulu tangkis Chinese Taipei ini harus puas meraih medali perak di Olimpiade Tokyo 2020. Tunggal putri yang kala itu menduduki peringkat satu dunia harus takluk dari pemain Tiongkok, Chen Yu Fei. 

Lewat pertarungan rubber game 18-21, 21-19, dan 18-21 di Musashino Forest Sport Plaza. Hasil itu membuat Tai Tzu Ying kecewa. Pasalnya, dia tak mampu meraih satu emas dari tiga Olimpiade yang telah diikutinya sejak 2012 di London. 

Kekecewaannya tersebut sempat diutarakan di akun media sosial Facebook. Menariknya, curhatan hati yang diunggah di media sosialnya sudah mencapai 1,36 juta tanda suka atau likes dari para penggemarnya. 

Meski begitu, dia tetap mengucapkan terima kasih untuk atas dukungan yang diberikan oleh para penggemarnya kepadanya. Unggahannya di media sosial menjadi postingan yang mendapatkan likes terbanyak yang kemudian diikuti oleh ganda putra, Chinese Taipei, Wang Chi-lin.